Rabu, 17 April 2013
:: BERBURU PAHALA KETIKA HAID
Bismillahirrahmaanirrohiim
Sungguh banyak amal yang bisa dikerjakan kaum Hawa saat mereka haid.
Meskipun ada beberapa amal yang tidak dapat mereka kerjakan, seperti
Sholat dan Puasa. Tetapi ada beberapa amal-amal lain yang dapat
menggantikannya, yaitu :
1. DZIKRULLAH
”Hai
orang-orang yang beriman, berzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya.
Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang” (QS.al-Ahzab:41-42)
“…laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat Allah, Allah akan
menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar” (QS.al-Ahzab:35)
Dzikir dapat dilakukan disembarang waktu,
Rosulullah saw dan para ulama telah memberikan contoh dzikir khusus
diwaktu pagi dan petang. Dzikrullah dapat dilakukan dengan memperbanyak
istighfar, tasbih, tahmid dan tahlil , memohon ampunan dan Pengagungan
kepada kepada Allah Subhana wa Ta'ala sang pemilik jiwa. Lafazkan dzikir
(dzikir qalbi) dalam setiap gerak aktifitas keseharian kita, Insya
Allah akan memberikan ketenangan dan ketentraman hati bersama Nya.
Bersihkan diri, Bersihkan hati , kemudian berdzikir dengan hati yang menghadap kepada Allah.
Rasulullah saw bersabda yang artinya, ”Wahai kaum wanita, bersedekahlah
kalian dan perbanyaklah istighfar, karena aku melihat kebanyakan
penghuni neraka adalah kaum kalian” HR.Muslim
2. BELAJAR MENGAJAR
Menuntut ilmu adalah kewajiban setiap kaum muslimin, baik laki-laki
maupun wanita. Banyak cara menuntut ilmu yang bisa ditempuh, yang paling
utama adalah belajar kepada guru. Kita juga bisa membeli buku atau CD
kajian-kajian tentang Islam.
“Allah swt akan meninggikan
derajat orang-orang yang beriman dianatara kamu dan orang-orang yang
diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat (QS.al-Mujadalah:11)
Rosulullah saw memuji kepada wanita-wanita Anshor
” Sebaik-baik kaum wanita adalah wanita Anshar, mereka tidak tercegah
oleh rasa malu untuk belajar mendalami agama” (HR.Bukhori)
Dan kemudian dapat membagikan kembali kepada teman-temannya yang lain.
3. BERBAKTI KEPADA ORANG TUA
Bentuk amal lain adalah berbakti kepada orang tua. Sebagai anak wanita
harus berbakti kepada ibu dan bapaknya (birrul walidain) ibulah orang
yang susah payah mengandung sembilan bulan dan menyusui selama dua
tahun. Bapaknya telah menafkahinya hinnga ia menjadi remaja dan dewasa.
Kebaikan keduanya tak dapat diukur dan dinilai dengan materi sepenuh
bumi dan langit.
“Dan Kami (Allah) wasiatkan kepada manusia
untuk berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya
dalam keadalah lemah yang amat sangat dan baru menyapihnya setelah dua
tahun. Sebab itu, bersyukurlah kepada Ku dan kepada kedua orang
tuamu…..” (QS. Luqman : 14)
Doa-kan kedua orang tua kita, “Dan
rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan
ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana
mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil” (QS.al-Isra’:24).
4. BERKHIDMAT (MELAYANI) KEPADA SUAMI
Sebagaimana diketahui bersama , wanita haid " tidak dilarang" untuk
bermesraan dengan suaminya dan menggembirakan suaminya kecuali satu hal,
yaitu berhubungan suami istri.
Dan hal-hal sbb :
Mentaati perintah suami dalam hal kebaikan;
Menjaga kehormatan suami dan hartanya;
Menjaga hak suami dan mengatur rumah serta mendidik anak;
Berbuat baik kepada keluarga suami;
Dalam rangka meraih cinta dan keridhaan suami, kaum wanita
diperbolehkan menghiasi tangan dan kakinya dengan inai. Dianjurkan pula
agar ia melakukan itu pada masa haid. Sebab pada masa haid ia tidak
perlu menghilangkannya karena harus berwudhu.
Diriwayatkan dari
Abdullah bin Umar melalui jalur Nafi’ Maula Ibnu Umar, bahwa beliau
berkata,”Istri-istri Ibnu Umar biasa mewarnai tangan dan kaki mereka
pada masa haid.” (HR.ad-Darimi)
5. TOLABUL ILMI (MENAMBAH ILMU) DAN BERDAKWAH
Inilah amal wanita yang tidak terhalang oleh haid, yaitu berdakwah.
Seorang wanita juga bisa menjadi pendakwah. Menjadi orang yang mampu
memberikan pencerahan jiwa kepada insan lain.
Tahukah anda,
jika belum mengamalkan dakwah, otomatis akan menghilangkan banyak
keutamaan hidup. Alangkah indahnya jika kita hidup dapat saling
mengingatkan tentang kebaikan.
“Hendaklah ada diantara kamu
segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah dari yang
mungkar dan mereka itulah al-muflihun (orang-orang yang sukses)” (QS.Ali
Imron:104)
6. MENGHAFAL AL QUR'AN DAN HADIS
Tiada
larangan wanita haid menghafal al-Quran maupun hadis. Yang menjadi
perselisihan ulama adalah tentang menyentuh mushaf al-Quran (boleh atau
tidak). Sehingga waktu –waktu luang saat haid bisa diisi dengan
menghafal al-Quran. Menghafal al-Quran dapat menambah daya fikir dan
tentu juga memfasihkan lisan.
7. PERBANYAK INFAK DAN SEDEKAH
Berinfak dan bershodaqoh adalah kegemaran orang-orang sholeh dan sholehah.
Ingin mendapatkan pahala berpuasa ? Perbanyaklah memberi hidangan
/makan bagi mereka yang berpuasa , terutama bagi kaum yang sangat
membutuhkan makanan.
”Wahai kaum wanita, bersedekahlah kalian
dan perbanyaklah istighfar, karena aku melihat kebanyakan penghuni
neraka adalah kaum wanita ” (HR.Muslim)
8. PERBANYAK SILATURAHMI
Silaturahmi sangat dianjurkan dalam Islam, apalagi terhadap kerabat
sendiri. Tentunya kita harus tahu bagaimana tatacara atau adab-adab
bersilaturahmi sesuai ajaran Islam.
Sabda Rosulullah saw,
“barang siapa ingin diluaskan rizkinya dan dipanjangkan umurnya,
hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (Muttafaq’alaih).
Sebaliknya Rosulullah melarang siapa yang memutuskan silaturahim. Sabda
Beliau saw,”Tidak akan masuk surga orang-orang yang memutuskan
silaturahim” (Muttafaq’alaih)
Buatlah jadwal kunjungan
silaturahmi, karena silaturahmi juga dapat menjadi sarana relaksasi,
menuntut ilmu dan berbagi pengalaman.
Wallahu a'lam bishawab
Semoga bermanfaat ..
Jangan Ucapkan Selamat Tinggal
Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan.
Tetapi acapkali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup
sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.
Jangan tertarik kepada seseorang karena parasnya, sebab keelokan paras
dapat menyesatkan. Jangan pula tertarik kepada kekayaannya, karena
kekayaan dapat musnah. Tertariklah kepada seseorang yang dapat membuatmu
tersenyum, karena hanya senyum yang dapat membuat hari-hari yang gelap
menjadi cerah. Semoga kamu menemukan orang seperti itu.
Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke
tempat-tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan,
karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk
melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.
Memberikan seluruh
cintamu kepada seseorang bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu!
Jangan mengharapkan balasan cinta, tunggulah sampai cinta berkembang di
hatinya, tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh di hatimu.
Ada saat-saat dalam hidup ketika kamu sangat merindukan seseorang,
sehingga ingin hati menjemputnya dari alam mimpi dan memeluknya dalam
alam nyata. Semoga kamu memimpikan orang seperti itu.
Semoga
kamu mendapatkan kebahagiaan yang cukup untuk membuatmu baik hati,
cobaan yang cukup untuk membuatmu kuat, kesedihan yang cukup untuk
membuatmu manusiawi, pengharapan yang cukup untuk membuatmu bahagia dan
uang yang cukup untuk membeli hadiah-hadiah.
Sahabat terbaik
adalah dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa
mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan
perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.
Sungguh benar
bahwa kita tidak tahu apa yang kita milik sampai kita kehilangannya,
tetapi sungguh benar pula bahwa kita tidak tahu apa yang belum pernah
kita miliki sampai kita mendapatkannya.
Sahabat terbaik adalah
dia yang dapat duduk berayun-ayun di beranda bersamamu, tanpa
mengucapkan sepatah katapun, dan kemudian kamu meninggalkannya dengan
perasaan telah bercakap-cakap lama dengannya.
Kata-kata yang
diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam
dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada
tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat
menyembuhkan dan memberkahi.
Pandanglah segala sesuatu dari
kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin
hal itu menyakitkan hati orang itu pula.
Kata-kata yang
diucapkan sembarangan dapat menyulut perselisihan. Kata-kata yang kejam
dapat menghancurkan suatu kehidupan. Kata-kata yang diucapkan pada
tempatnya dapat meredakan ketegangan. Kata-kata yang penuh cinta dapat
menyembuhkan dan memberkahi.
Orang-orang yang paling berbahagia
tidak selalu memiliki hal-hal terbaik, mereka hanya berusaha menjadikan
yang terbaik dari setiap hal yang hadir dalam hidupnya.
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dengan beberapa orang yang salah
sebelum bertemu dengan orang yang tepat, kita harus mengerti bagaimana
berterima kasih atas karunia itu.
Hanya diperlukan waktu
semenit untuk menaksir seseorang, sejam untuk menyukai seseorang dan
sehari untuk mencintai seseorang tetapi diperlukan waktu seumur hidup
untuk melupakan seseorang.
Cinta adalah jika kamu kehilangan rasa, gairah, romantika dan masih tetap peduli padanya.
Awal dari cinta adalah membiarkan orang yang kita cinta menjadi dirinya
sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kita inginkan. Jika
tidak, kita hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kita temukan di
dalam dia.
Kebahagiaan tersedia bagi mereka yang menangis,
mereka yang disakiti hatinya, mereka yang mencari dan mereka yang
mencoba. Karena hanya mereka itulah yang menghargai pentingnya
orang-orang yang pernah hadir dalam hidup mereka.
Hal yang
menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat
berarti bagimu dan mendapati pada akhirnya bahwa tidak demikian adanya
dan kamu harus melepaskannya.
Cinta dimulai dengan sebuah senyuman, bertumbuh dengan sebuah ciuman dan berakhir dengan tetesan air mata.
Cinta datang kepada mereka yang masih berharap sekalipun pernah
dikecewakan, kepada mereka yang masih percaya sekalipun pernah
dikhianati, kepada mereka yang masih mencintai sekalipun pernah disakiti
hatinya.
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak
mencintaimu, tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang
dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu
kepadanya.
Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa
lalu yang dilupakan, kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu
tidak melupakan kegagalan dan sakit hati di masa lalu.
Waktu
kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum –
jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan
orang-orang di sekelilingmu menangis.
Ada hal-hal yang sangat
ingin kamu dengar tetapi tidak akan pernah kamu dengar dari orang yang
kamu harapkan untuk mengatakannya. Namun demikian janganlah menulikan
telinga untuk mendengar dari orang yang mengatakannya dengan sepenuh
hati.
Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih
mau mencoba, jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup
jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih
tidak dapat melupakannya.
Sumber: Sucikan Hati Dari Penyakit Hati.
PRIA JUGA MENANGIS
Tahukah engkau, kaum pria sesungguhnya jauh lebih sering "menangis"
Namun mereka menyembunyikan tangisnya di dalam kekuatan akalnya.
Itulah mengapa Allah menyebutkan pada pria terdapat dua kali lipat akal seorang wanita,
Dan itulah sebabnya mengapa tiada yang kau lihat melainkan ketegarannya.
Pria menangis karena tanggung jawabnya di hadapan Allah,
Ia menjadi tonggak penyangga rumah tangga,
Menjadi pengawal bagi Ibu, saudara perempuan, istri dan anak-anaknya.
Maka tangisnya tak pernah nampak di bening matanya,
Tangis pria adalah pada keringat yang bercucuran demi menafkahi keluarganya.
Tak bisa kau lihat tangisnya pada keluh kesah di lisannya,
Pria "menangis" dalam letih dan lelahnya menjaga keluarganya dari kelaparan.
Tak dapat kau dengar tangisnya pada omelan-omelan di bibirnya,
Pria "menangis" dalam tegak dan teguhnya dalam melindungi keluarganya
dari terik matahari, deras hujan dan dinginnnya angin malam.
Tak nampak tangisnya pada peristiwa-peristiwa kecil dan sepele,
Pria "menangis" dalam kemarahannya jika kehormatan diri dan keluarganya digugat.
Pria "menangis" dengan sigap bangunnya di kegelapan dini hari,
Pria "menangis" dengan bercucuran peluhnya dalam menjemput rizki,
Pria "menangis" dengan menjaga dan melindungi orang tua, anak dan istri,
Pria "menangis" dengan tenaga dan darahnya menjadi garda bagi agamanya,
Namun...
Pria pun sungguh-sungguhmenangis dengan air matanya, di kesendiriannya menyadari tanggung jawabnya yang besar dihadapan Allah,
Pandanglah Ayah ..,
Pandanglah Suami ..,
Pandanglah kakak ..,
Sesungguhnya syurga Allah di dalam keridha'an mereka
Selasa, 16 April 2013
Surat al-ikhlas | keagungannya serta manfaatnya
Surat al-ikhlas | keagungannya serta manfaatnya
Rasulullah Muhammad SAW pada suatu ketika bersabda: ”Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, sesungguhnya
- QUL HUWALLAHU AHAD itu tertulis di sayap malaikat Jibrail a.s,
- ALLAHHUS SOMAD itu tertulis disayap malaikat Mikail a.s,
- LAMYALID WALAM YUULAD
tertulis pada, sayap malaikat Izrail a.s,
-WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD
tertulis pada sayap malaikat Israfil a.s.”
Itu adalah salah satu fakta tentang kebesaran surat Al Ikhlas Surat ini
bunyinya cukup pendek yaitu:
QULHUWALLAHUAHAD.
ALLAHUSSAMAD. LAM YALID WALAM
YU-LAD. WALAM YAKUL LAHU
KUFUWANAHAD.
Surah Al-Ikhlas “Memurnikan Keesaan
Allah” adalah surah ke-112 dalam al- Qur’an. Surah ini tergolong surat Makkiyah, terdiri atas 4 ayat dan pokok isinya adalah menegaskan keesaan Allah sembari menolak segala bentuk penyekutuan terhadap-Nya. Kalimat inti dari surat ini adalah “ALLAHU AHAD, ALLAHUS SHAMAD” (Allah Maha Esa, Allah tempat bergantung)
Peristiwa yang mendahului turunnya surat ini (asbabun nuzul) adalah ketika Bani Quraisy di Mekkah menanyakan siapa leluhur Allah SWT. Kemudian peristiwa berikutnya
terjadi di Madinah dimana orang Nasrani atau orang Arab lain menanyakan gambaran Allah sehingga Allah SWT kemudian turun surat ini.
Kebesaran surat al Ikhlas yang lain terungkap dalam dua hadits berikut ini:
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahwa
Rasulullah SAW telah bersabda:
Ketika saya(Rasulullah SAW) isra’ ke
langit, saya melihat Arasy diatas 360,000 pilar dan jarak jauh antara satu pilar ke satu pilar yang lain ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap- tiap pilar itu terdapat padang pasir yang
jumlahnya 12,000 dan luasnya setiap satu padang itu seluas dari timur hingga ke barat. Pada setiap padang itu terdapat 80,000 malaikat yang mana kesemuanya membaca surat Al-Ikhlas.
Setelah mereka selesai membaca surah tersebut maka berkata mereka: ”Wahai Tuhan
kami, sesungguhnya pahala dari bacaan kami ini kami berikan kepada orang yang membaca surah Al-Ikhlas baik lelaki maupun perempuan”
Riwayat Anas bin Malik juga merekam
kisah berkaitan surat Al-Ikhlas Suatu
ketika 70.000 malaikat diutus kepada seorang sahabat di Madinah yang meninggal hingga meredupkan cahaya matahari. 70.000 malaikat itu diutus hanya karena ia sering membaca surat ini Dan karena banyaknya malaikat yang diutus, Anas bin Malik yang saat itu bersama Nabi Muhammad SAW di Tabuk
merasakan cahaya matahari redup tidak seperti biasanya dan malaikat Jibril datang kepada Nabi untuk memberitakan kejadian yang sedang terjadi di Madinah.
MANFAAT MEMBACA SURAT AL IKHLAS
1. Bacalah surah Al-Ikhlas sebanyak 3 kali sebelum masuk rumah kemudian langkahkan kaki kanan dan dengan membaca bismillah
maka rumah yang akan dimasuki dipenuhi cahaya surga, aman tentram dan sejahtera atas ijin- NYA
2. Rasulullah S.A.W bersabda:
Barangsiapa membaca surah Al- Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka tubuhnya tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi
titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga.(HR Qurthuby)
3. Membaca Al Ikhlas tiga kali
pahalanya sama dengan membaca seluruh isi Al Qur’an. Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bertanya yang mengudang teka-teki kepada umatnya; ”Siapakah antara kamu
yang dapat khatam Qur’an dalam jangka waktu sangat singkat?” Tiada seorang dari sahabatnya
yang menjawab. Saiyidina Umar RA bahkan mengatakan bahwa mustahil untuk khatam Al Qur’an dalam begitu cepat. Akhirnya Saiyyidina Ali RA mengangkat tangan dan membaca surah Al- Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW mengatakan bahwa Saiyidina Ali betul. Membaca surah Al-Ikhlas satu kali pahalanya sama dengan membaca 10 juz. Lalu dengan
membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali sama dengan membaca 30 juz Al-Quran.
Jumat, 12 April 2013
Manajemen Qalbu ini diambil dari : Bapak
K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR
K.H. ABDULLAH GYMNASTIAR
Semoga Beliau Senantiasa Mendapat
Perlindungan oleh Allah Swt. Amin
KITA
menyadari, saat ini bangsa dan negara kita sedang dilanda masalah.
Semoga Allah Yang Mahatahu segalanya mengaruniakan kepada kita formulasi
yang tepat bagi negeri ini untuk bangkit dari keterpurukan.
Seluruh
lapisan masyarakat, dari kelas atas sampai rakyat sibuk mencari jalan
keluar. Sibuk mempermasalahkan masalah bukanlah sebuah solusi. Kita bisa
memulai dari sekarang merancang solusi dengan menelusuri penyebab
timbulnya masalah kita. Di antara penyebab yang paling potensial adalah
krisis akhlak. Siapapun orangnya, jika memiliki krisis akhlak maka
dirinya tidak akan membawa manfaat bagi orang lain.
Akhlak
bisa dijadikan sebagai alat ukur kesuksesan seseorang. Sayangnya, kita
seringkali mengukur kesuksesan seseorang dari harta, gelar, pangkat,
jabatan, kedudukan, popularitas, dan penampilannya. Akibatnya,
orang-orang akan lebih sibuk dengan hal-hal demikian.
Ada
orang yang sangat sibuk mencapai gelar yang diinginkan dengan cara
apapun. Walaupun harus membelinya, hal itu tidak menjadi masalah
baginya. Karena yang penting baginya adalah gelar yang berentet di depan
atau belakang namanya. Dengan begitu dia akan merasa bangga dan
terhormat, bahkan gelar-gelar tersebut memberinya sebuah kepercayaan
diri untuk tampil di muka umum. Padahal sebenarnya, dia hanyalah sosok
yang hidup dalam kepalsuan, sandiwara, dan sama sekali tidak terhormat.
Ada
yang merasa bangga ketika mendapat jabatan. Dan dia merasa sebagai
pejabat. Padahal pribadinya tidak bisa menjadi suri tauladan,
keputusannya tidak menjadi solusi, dan tidak mencerminkan kearifan.
Ada
yang merasa bangga dengan popularitas. Dia merasa beruntung karena
dikenal oleh banyak orang sehingga hal itu dimanfaatkan untuk mendapat
kemudahan-kemudahan. Merasa menjadi selebritis maka dia cenderung
melakukan hal yang aneh-aneh agar ditiru orang lain. Dia merasa menjadi
trend setter. Dia tidak menyadari bahwa semua yang ditampilkan di depan
masyarakat memberikan dampak yang bermacam-macam. Yang menjadi bahaya
adalah dampak tersebut malah menyusahkan dan merusak lebih banyak
dibanding nilai positifnya. Itulah akibat kepopuleran yang tidak
didasari niat yang benar.
Kita
harus sepakat bahwa alat ukur kesuksesan bukanlah topeng dunia. Islam
memandang bahwa sesungguhnya orang yang paling mulia dalam pandangan
Allah adalah orang yang paling berhasil membaca, menggali, dan memompa
potensi dirinya sehingga bisa berkarier yang terbaik di jalan Allah. Dia
memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain, serta maslahat bagi
dunianya dan membawa arti bagi akhirat nanti. Itulah kesuksesan.
Apa
artinya kita sukses di dunia karena memiliki banyak harta sedangkan
banyak orang yang teraniaya karena harta kita? Apalah artinya sukses
tapi cara yang kita tempuh adalah korupsi, menjilat sana-sini, menindas
bawahan, dan segudang keburukan lainnya? Apa yang telah kita lakukan itu
sungguh menyakiti banyak orang. Maka berhati-hatilah dan berharaplah
orang yang teraniaya oleh kita tidak mendoakan keburukan bagi kita.
Orang
sukses adalah orang yang mampu menyukseskan dirinya dan orang lain.
Orang lain merasa sukses karena mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dari
kita. Ilmu, harta, dan kedudukan yang kita miliki sekarang mampu
membangkitkan diri kita dan orang lain dari krisis yang berkepanjangan.
Inilah orang sukses yang memberikan solusi bagi umat, di dunia terhormat
dan di akhirat mendapat kemuliaan di sisi Allah.
Itulah
sebuah kesuksesan. Tidak ada orang yang menolak sukses. Tapi tidak
sedikit orang yang tidak tahu cara mencapai kesuksesan yang hakiki. Kita
coba meraih semua itu dengan rumus yang mudah, yaitu 7B. Kalau tahapan
ini dilakukan dengan baik, jangan kaget jika kita bangkit, orang-orang
di sekitar kita pun ikut, bahkan Indonesia yang tercinta ini ikut bangkit juga.
Pertama,
awali kesuksesan dengan B yang pertama, yaitu Beribadah dengan benar.
Beribadah dengan benar akan membuat kita semakin tawadhu, mengabdi
kepada Allah, hati tentram, dan kehidupan akan seimbang. Hidup tanpa
ibadah bagaikan bangunan tanpa fondasi. Maka apakah yang akan terjadi?
Niscaya bangunan tersebut akan roboh!
Kedua,
Berakhlak baik. Apalah artinya ibadah kalau tidak dibarengi akhlak
baik. Kalau kita sudah mati-matian menjaga akhlak, maka pintu kesuksesan
akan terbuka lebar bagi kita.
Ketiga,
Belajar tiada henti. Ibadah benar dan akhlak baik belumlah cukup jika
tidak didukung upaya belajar dari kita. Dari hari ke hari masalah,
potensi konflik, dan kebutuhan kita akan terus bertambah. Bagaimana
mungkin kita mampu menyikapi masalah tersebut dengan ilmu seadanya tanpa
ada peningkatan kualitas dan kuantitas? Ciri orang yang
bersungguh-sungguh dalam mencapai kesuksesan adalah mencintai ilmu dan
belajar.
Keempat,
Bekerja keras dengan cerdas dan ikhlas. Kita harus menanamkan standar
pada diri kita, yaitu bekerja optimal dengan pemikiran yang cerdas. Ada orang yang bekerja dengan keras tapi kurang menggunakan akalnya, akibatnya dia hanya menjadi pekerja keras saja.
Kelima,
bersahaja dalam hidup. Seorang pekerja keras seringkali terpuruk karena
ketidakbersahajaannya dalam hidup. Dia boros, senang bermegah-megah,
sehingga mudah terpedaya dan tertipu orang lain. Lain halnya jika dia
bersahaja. Kemampuan keuangan kita lebih tinggi dibanding kebutuhan
kita. Kita jadi orang yang gemar menabung, bersedekah, dan investasi
untuk masa mendatang yang bermanfaat bagi diri kita maupun generasi
mendatang. Inilah budaya yang harus kita ajarkan di masyarakat kita saat
ini. Budaya kita bukanlah budaya yang banyak memiliki banyak barang,
tetapi budaya yang selalu memiliki milai tambah dari segala yang kita
miliki.
Keenam,
Bantu sesama. Salah satu alat ukur kesuksesan adalah dilihat dari
kemampuan kita membangun diri dan orang lain, misalnya dengan membuka
lapangan kerja sebanyak mungkin. Kelebihan yang kita miliki digunakan
untuk memajukan sanak saudara, tetangga, teman, pembantu, dan siapa saja
yang mau maju dan membutuhkan.
Jika
antara orang yang membantu dan orang yang dibantu memiliki kesamaan
tata nilai; ibadah benar, akhlak baik, belajar tiada henti, serta kerja
keras dengan cerdas dan ikhlas, maka apa yang telah dihasilkan oleh
keduanya akan digunakan untuk membantu sesama. Semua orang akan senang
untuk menolong saudaranya. Maka terjadilah sebuah sinergi.
Ketujuh,
bersihkan hati selalu. Untuk apa kita harus selalu membersihkan hati?
Apa yang kita lakukan, dari B yang pertama hingga B yang keenam jika
tidak diiringi dengan selalu membersihkan hati, maka dikhawatirkan akan
timbul ujub atau bahkan yang lebih besar lagi yaitu takabur. Jika
semuanya menjadikan kita ujub, maka sia-sialah apa yang telah dilakukan.
Allah tidak akan menerima amal seseorang kecuali ada keikhlasan di
dalamnya. Kita tidak perlu merasa paling bisa, berjasa, dan paling
mulia, karena semuanya adalah karunia Allah semata.
Kita
harus bersyukur dijadikan jalan kesuksesan atau kemudahan bagi orang
lain oleh Allah. Inilah orang yang akan sukses karena tidak ada dalam
dirinya rasa ujub dan sikap takabur dengan segala prestasi yang
diraihnya. Apalah artinya kita mendapat banyak hal bila kita tidak
mendapat ridha dari Allah karena kesombongan kita.
Jika
kita laksanakan tujuh langkah dari rumus ini maka akan menjadi mantap
upaya pencapaian tujuan untuk membangun bangsa ini. Kita harus sama-sama
belajar menerapkan kiat ini dalam diri kita dan keluarga. Jika sedikit
demi sedikit upaya yang kita lakukan telah membuahkan hasil, maka kita
jangan sampai hanya jadi jago kandang saja. Kita harus berani
menerapkannya di luar lingkungan keluarga kita. Jangan takut dengan
lingkungan kita jika fondasi diri kita sudah kuat.
Mudah-mudahan
semua kiat ini dapat menjadi salah satu solusi bagi setiap permasalahan
dalam diri, keluarga dan lingkungan sekitar, atau bahkan bangsa Indonesia. Wallahua'lam.***
Langganan:
Postingan (Atom)
